Awal 2014 Pengerjaan Mega Proyek Kereta Api Trans Sulsel Belum Rampun Samapai Sekarang

PORTALINDO.CO.ID,
MAKASSAR – Sejak pengerjaan awal diresmikan di tahun 2014, mega proyek Kereta Api Trans Sulawesi Selatan dimasa Syahrul Yasin Limpo (SYL) belum juga rampung hingga saat ini. Meski telah dilakukan ground breaking sebanyak tiga kali dan dihadiri oleh jajaran menteri Presiden, Jokowi.

Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD-PTSP), AM Yamin mengatakan, meski belum sepenuhnya rampung, namun pengerjaan rel kereta api terus dilakukan.

“Masih dikerja terus, sampai sekarang pekerjaan masih dilakukan. Tapi saya tidak tahu pastinya, sudah sampai dimana,” kata Yamin, Kamis (10/05/2018).

Dari catatan berbagai sumber, hingga saat ini jalur rel kereta api baru tersedia sepanjang 40 kilometer dan rencananya akan dirampungkan 46 kilometer pada Oktober mendatang.

Tentu, progres itu masih jauh dari target penyelesaian yang rencananya akan dibangun sepanjang 145 kilometer.

Proses ground breaking pembangunan kereta api lintas Makassar-Parepare itu pertama kali dilaksanakan pada Senin, 18 Agustus 2014 di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Jalur kereta api Sulawesi Selatan pada awalnya dibangun untuk jalur tunggal, tetapi lahan yang disiapkan memungkinkan untuk dibangun jalur ganda. Jalur kereta api Trans Sulawesi itu rencananya akan memiliki 23 stasiun pemberhentian kereta.

Ditargetkan, kereta api Trans Sulawesi itu dapat beroperasi pada Oktober 2018 mendatang. Rute yang akan beroperasi ini rencananya Barru-Palanro.(Umar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed