Berpakaian Lusuh, Kakek Ini Beli Harley Secara Tunai


Portalindo.co.id – 28/4/2018 – Jakarta – Seorang Kakek yang berpakai lusuh ke dealer untuk membeli sepeda motor harlay.
Dia datang dari satu dealer ke dealer lain, hingga ia mendatangi tempat yang memberikan dia pelayanan baik. Dia memilih-milih dan belum sampai 10 menit dia memutuskan pilihannya.
“Aku akan membeli yang ini,” ujarnya,
orang tua asal Thailand memberikan pelajaran kepada kepada sejumlah tenaga penjual motor.
Jangan menilai seseorang dari tampilan luarnya, kalimat tersebut bisa menjelaskan apa yang kakek berpakaian lusuh ini alami. 

Kakek itu  menggunakan kaos kusam yang kebesaran yang bernoda dan berlubang, bawahan yang juga tak kalah berantakan dan sepasang sandal jepit.
Dengan tampilan seperti itu ia pergi ke beberapa dealer motor untuk membeli motor. Kedatangannya ke dealer sama sekali tak dihiraukan oleh para tenaga penjual.
Hanya karena kakek  tersebut berpakaian compang-camping, para tenaga penjual menganggap dia tak bisa membeli motor mahal dan mereka tidak memberikan perhatian kepadanya.
Ucapannya itu tentu membuat tenaga penjual tertegun. Terlebih saat ia membayar secara tunai untuk kendaraan pilihannya, yakni Harley Davidson.
Harga motor itu hampir $ 19.000 atau setara dengan Rp 260 jutaan.
Kakak perempuan orang tersebut kemudian memutuskan untuk menggunggah pengalaman saudara laki-lakinya itu ke media sosial dan kisahnya pun menjadi viral. Dia menyebutkan bahwa saudara laki-lakinya itu dikenal sebagai Lung Decha dan ia bekerja sebagai mekanik.
Ia adalah lelaki baik, bahkan tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol dan seorang yang jujur.
Dia telah bekerja keras selama hidupnya dan menjalaninya dengan sederhana. Dia menggunakan tabungannya untuk menyenangkan dirinya.
Dia pun akhirnya mewujudkan impiannya dengan membeli motor. Sikap para tenaga penjual dealer sebelumnya yang tak baik saat menolak Decha dan mereka telah membuang kesempatan untuk mendapatkan pelanggan.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.