Sumber: Binwil Kecamatan Benda
Editor: Ida Bastian
PORTALINDO.CO.ID, KOTA TANGERANG – Demi untuk saling mengenal, memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menyusun langkah dan program kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Benda menggelar kegiatan Ta’aruf dan Musyawarah Kerja Kecamatan (Mukercam) Tahun 2026, Sabtu (22/8/2026), di Aula Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus MUI Kecamatan Benda masa khidmat 2026–2031.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Benda Agung Pujarama, SSTP., MAP, Ketua MUI Kecamatan Benda KH Alwi Jufri, S.Sos, Sekretaris Umum MUI Kota Tangerang H. Misbakhul Munir, S.Ag., M.M, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Benda KH Fathurahman Yusuf, anggota DPRD Kota Tangerang Mulyadi, para lurah se-Kecamatan Benda, Kepala KUA Kecamatan Benda Ridwan, Danramil, serta jajaran pengurus MUI Kecamatan Benda masa khidmat 2026–2031.
MUI Kecamatan Harus Disiplin dan Aktif
Sekretaris Umum MUI Kota Tangerang, KH. Misbakhul Munir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran MUI Kecamatan Benda dan MUI kecamatan lainnya yang telah mendukung serta menyukseskan Halal Fest ke-2 dalam rangka Milad ke-51 MUI Kota Tangerang. Ia menyampaikan bahwa sejumlah MUI kecamatan berhasil meraih penghargaan stand favorit, yakni MUI Kecamatan Tangerang, MUI Kecamatan Pinang, MUI Kecamatan Karang Tengah dan MUI Kecamatan Benda.
Selain apresiasi, KH. Misbakhul Munir menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan organisasi, terutama dalam penggunaan anggaran, administrasi anggaran dan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).
Menurutnya, seluruh pengelolaan organisasi harus memenuhi standar manajemen ISO 9001:2015, sehingga tata kelola MUI di tingkat kecamatan semakin tertib, transparan dan profesional. Ia juga meminta seluruh pengurus disiplin mengisi aplikasi SIAR, termasuk melengkapi susunan kepengurusan MUI kecamatan masa khidmat 2026–2031 melalui SAK-01. Seluruh kegiatan juga diharapkan terdokumentasi dengan baik dalam bentuk berita, foto, dokumen maupun video.
MUI sebagai Pelayan Umat dan Mitra Pemerintah
KH. Misbakhul Munir juga menegaskan bahwa peran MUI kecamatan dalam memperbaiki umat atau lislahil ummah membutuhkan kolaborasi dan kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, MUI memiliki dua peran penting, yaitu sebagai Hodimul Ummah (pelayan umat) dan Shodiqul Hukamah (mitra pemerintah).
Ia mengutip sebuah ungkapan yang dinisbatkan dalam tradisi keilmuan Islam kepada Rasulullah SAW:
“Sinfani minan nas idza soluha sulohunnas waidza fasada fasadannas: al-ulama wal umaro.”
Artinya, terdapat dua golongan manusia yang apabila keduanya baik maka baiklah manusia, dan apabila keduanya rusak maka rusaklah manusia, yaitu ulama dan umara.
Karena itu, ia berharap para pengurus MUI senantiasa menjadikan empat sifat utama sebagai karakter dalam menjalankan perjuangan organisasi, yakni Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathanah.
“MUI Kecamatan Benda memiliki 12 komisi. Saya berharap seluruh komisi semakin kompak dan mampu memberikan manfaat nyata bagi umat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun masyarakat yang beriman dan bertakwa agar keberkahan Allah SWT hadir di wilayah Kecamatan Benda.
Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-A’raf ayat 96:
“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi…”
Ketua MUI Benda: Kunci Kemajuan Adalah Aktif
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Benda, KH Alwi Jufri, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Ta’aruf dan Mukercam MUI Kecamatan Benda. Ia menegaskan bahwa kemajuan MUI Kecamatan Benda sangat ditentukan oleh keaktifan seluruh pengurus.
“Kalau ingin MUI Kecamatan Benda maju, caranya cuma satu, aktif. Asal aktif dan pekerjaan beres. Kalau diundang datang, kalau diajak mau,” tegasnya.
Untuk memperkuat kehadiran MUI di tengah masyarakat, pihaknya juga akan menggiatkan sejumlah program keumatan, di antaranya Subuh Keliling (Subling) yang dilaksanakan satu bulan sekali di masjid dan musala se-Kecamatan Benda.
Selain itu, akan digiatkan pula Jumat Keliling di masjid dan musala di seluruh wilayah Kecamatan Benda.
KH Alwi juga menekankan pentingnya kepedulian antar-pengurus. Apabila ada salah satu pengurus MUI Kecamatan Benda yang mendapatkan musibah, seluruh jajaran pengurus diharapkan hadir dan memberikan dukungan, termasuk tetap menghadiri pengajian sebagaimana kebiasaan yang telah berjalan.
Pemerintah Kecamatan Benda Siap Bersinergi.
Sementara itu, Sekcam Benda, Agung Pujarama, SSTP., MAP, menyampaikan bahwa MUI Kecamatan Benda merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat di Kecamatan Benda.
Ia berharap para pengurus MUI tidak pasif setelah dikukuhkan. Menurutnya, ke depan berbagai program pemerintah Kecamatan Benda membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan aktif para pengurus MUI.
“Jangan pasif setelah dikukuhkan. Ke depannya, kegiatan pemerintah Kecamatan Benda perlu kolaborasi dan kehadiran para pengurus MUI Kecamatan Benda,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekcam Benda secara resmi membuka kegiatan Mukercam MUI Kecamatan Benda Tahun 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda musyawarah kerja dan penyusunan program MUI Kecamatan Benda masa khidmat 2026–2031.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Benda, KH Fathurahman Yusuf. Melalui Ta’aruf dan Mukercam ini, MUI Kecamatan Benda diharapkan semakin solid, aktif dan profesional dalam menjalankan amanah organisasi, sekaligus mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya umat yang lebih baik serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat Kecamatan Benda.







