Sujud Memohon Rahmat Hujan, Brigif TP 32/Mangkalihat & Yonif 879/Rangkok Cakti Gelar Sholat Istisqo dan Do’a Bersama

TNI, Umum13 Dilihat

PORTALINDO.co.id | SEKERAT – Menghadapi cuaca yang semakin kering dan ancaman kebakaran hutan serta lahan yang terus mengintai, seluruh Prajurit Brigif TP 32/Mangkalihat bersama Yonif 879/Rangkok Cakti melaksanakan Sholat Istisqo dan Doa Bersama, memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang lebat, sejuk dan berkah guna meredakan kemarau panjang serta menjauhkan bencana. Sabtu (29/08/2026).

Kegiatan ini bukan hanya sekadar memohon turunnya hujan semata, melainkan perwujudan iman dan keyakinan bahwa segala kekuasaan dan pertolongan semata-mata milik Allah SWT, sekaligus mempererat persaudaraan dan kesatuan hati antar personel di jajaran satuan.

Dengan hati yang tulus dan penuh kerendahan hati, barisan prajurit berdatangan menuju aula Sudirman. Berdiri berdampingan, bersatu dalam niat yang sama guna memohon rahmat dan pertolongan Sang Pencipta. Tanpa memandang pangkat, semuanya bersujud serentak ke tanah, memohon agar langit segera menurunkan air kehidupan, mendinginkan bumi yang terbakar hawa, serta menyelamatkan hutan dan lingkungan dari ancaman kebakaran yang kian meluas.

Seusai kegiatan Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., mengungkapkan pagi ini kita berkumpul di sini bukan dengan kekuatan tangan, melainkan dengan kekuatan hati dan keyakinan. Di tengah bumi yang gersang dan ancaman api yang mengintai, kita kembali bersujud kepada Allah SWT memohon rahmat-Nya memohon diturunkan hujan yang berkah, menyejukkan bumi, memadamkan api dan menyelamatkan alam beserta seisinya.

“Semoga sholat Istisqo dan Do’a bersama yang kita panjatkan dengan tulus hati segera dikabulkan. Semoga hujan turun menyiram bumi, meredakan kekeringan dan menjauhkan bencana dari wilayah kita,” ujar Danbrigif.

Tetaplah berharap, tetaplah berjuang dan tetaplah bersatu. Karena dengan iman dan persatuan Insya Allah segala kesulitan akan terlewati. Tutup Kolonel Inf Agussalim Tuo dihadapan awak media Pen Brigif. (*)