Makassar Sudah Rawan, Berbagai Modus ,Aksi premanisme Berulang Lagi

Umum112 Dilihat

Portalindo.co.id,
Makassar – Berkembangnya premanisme dimakassar tidak terlepas dari pengaruh lingkungan dan kurangnya pengawasan orangtua, faktor ekonomi juga sebagai penunjang utama karena sulitnya lapangan kerja sehingga tingkat kemiskinan semakin bertambah.

Kejadian yang menimpa anak ketua DPD jurnalis online Indonesia Kabupaten Gowa, Syafriadi Djaenaf Dg Mangka yang sebelumnya telah diberitakan telah menjadi korban premanisme yang terorganisir dan sedang melakukan pengkaderan.

Wydhana Febriadi Djaenaf bersama 5 korban lainnya pada hari Sabtu, 12 Mei 2018 pukul 2.00 dini hari di jalan Cendrawasih seputaran Jl. Baji Pangasseng menjadi korban kebringasan preman preman ini. Dhana dengan luka menganga di kepala belakang dan luka memar pada wajahnya menjadi bukti bahwa Kota Makassar sudah sangat rawan kriminalitas.

Modus preman ini sepertinya ada by design baru karena sangat rapi kerjanya dengan membuat jalanan jadi sepi lalu mereka tiba tiba menyerang dengan balok dan bambu dari dalam selokan, setelah korbannya terjatuh dari motor lalu beberapa kawanan mereka yang bersembunyi diatas pohon melompat menyerang membabi buta dengan mempergunakan parang, badik dan busur.

Pihak Pemerintah Kota Makassar dan Pihak Kepolisian Polretabes makassar harus berbenah diri secepatnya, sebelum kelompok geng preman ini berkembang dengan anggotanya yang semakin banyak,” kata Syafriadi Djaenaf Dg Mangka yang biasa disapa Denkmank.

Kita jangan saling menyalahkan satu sama lainnya lebih baik segera lakukan tindakan sesuai dengan tupoksi dan peran masing masing, saya juga sangat berterima kasih dan mengapresiasi kinerja polsek mamajang yang sigap terjun ke TKP melakukan penyisiran dan pelayanan pihak RS Bhayangkara yang semakin baik, penanganan anak saya sangat profesional,” tambah ketua DPD JOIN Kab Gowa ini.                                  (Rizal Marzuki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *