Palembang, portalindo.co.id — Korem 044/Gapo menggelar rapat koordinasi persiapan Lomba Bidar Tradisional dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung Kamis (20/8/2026) itu menekankan kesiapan teknis, sinergi lintas instansi serta aspek keselamatan dalam pelaksanaan lomba.
Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri mengatakan koordinasi diperlukan agar setiap unsur yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Lomba dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di kawasan Danau Jakabaring Sport City, Palembang.
Menurutnya, keselamatan peserta, official, panitia, juri dan masyarakat harus menjadi perhatian utama karena seluruh rangkaian perlombaan berlangsung di atas air. Kesiapan pengamanan dan pengaturan teknis juga perlu dipastikan sejak tahap persiapan.
Lomba tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan bidar sebagai warisan budaya Sumatera Selatan. Tradisi ini selama bertahun-tahun menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Palembang dan berkembang sebagai atraksi olahraga serta budaya.
Perahu bidar dikenal sebagai perahu tradisional berukuran panjang yang digerakkan puluhan pendayung. Dalam perkembangannya, lomba bidar rutin digelar sebagai bagian dari berbagai perayaan di Palembang dan menjadi salah satu daya tarik budaya serta wisata daerah.
Penyelenggaraan lomba bidar juga membutuhkan pengelolaan keamanan yang serius. Evaluasi pelaksanaan sebelumnya menunjukkan pentingnya sterilisasi lintasan, pengaturan perahu penonton serta penataan area masyarakat agar tidak mengganggu peserta sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.
Karena itu, koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi olahraga dan instansi terkait diharapkan mampu menghasilkan penyelenggaraan yang tertib dan aman.
Selain memperingati HUT ke-81 TNI, kegiatan ini diharapkan memperkuat sportivitas dan kebersamaan, sekaligus memperkenalkan kembali olahraga tradisional kepada generasi muda. Dengan persiapan yang matang, Lomba Bidar Tradisional diharapkan berlangsung aman, meriah dan memberikan manfaat bagi pelestarian budaya Sumatera Selatan. (rls/Tim Redaksi PPWI)







