Kaderisasi Damkar, Koramil 07 Pondok Aren Libatkan Warga dan Pelajar

TNI, Umum12 Dilihat

Portalindo.co.id | Kodam Jaya, Tangerang – Koramil 07/Pondok Aren melibatkan warga dan pelajar dalam kegiatan Kaderisasi Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran di lingkungan masyarakat.

‎Kegiatan berlangsung di Posko BPBD Pondok Aren, Jalan Graha Bintaro, Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Kamis (10/9/2026) dengan melibatkan unsur TNI, Polri, petugas Damkar, Satpol PP, masyarakat, dan pelajar.

‎Danramil 07/Pondok Aren Mayor Inf Jajang Munajat hadir bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Koramil juga mengerahkan delapan personel serta satu unit kendaraan water tank untuk mendukung kegiatan tersebut.

‎Dari unsur peserta, tercatat delapan personel Koramil 07/Pondok Aren, satu personel kepolisian, 10 petugas Damkar, lima personel Satpol PP, tujuh warga, dan 10 pelajar.

‎Jajang mengatakan kaderisasi penting karena masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar untuk menghadapi kebakaran sebelum bantuan petugas tiba. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada kemampuan petugas pemadam, tetapi juga respons awal warga di lingkungan masing-masing.

‎“Yang paling penting dari kaderisasi ini adalah peserta memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran, termasuk bagaimana mengambil tindakan awal dengan aman dan kapan harus segera meminta bantuan petugas. Jangan sampai karena panik, tindakan yang dilakukan justru membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Jajang.

‎Ia menambahkan, pelibatan pelajar diperlukan karena pengetahuan mengenai pencegahan kebakaran dapat diterapkan di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal. Pemahaman dasar tersebut juga diharapkan membantu peserta mengenali potensi bahaya dan menghindari tindakan berisiko ketika menghadapi keadaan darurat.

‎Salah seorang peserta dari unsur masyarakat menilai kegiatan tersebut memberikan pemahaman bahwa penanganan kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan petugas yang datang setelah kejadian. Warga juga perlu mengetahui langkah awal yang tepat agar situasi tidak semakin membahayakan.

‎“Dari kegiatan ini kami jadi lebih memahami bahwa saat terjadi kebakaran kita tidak boleh panik. Yang harus dilakukan adalah melihat kondisi, mengutamakan keselamatan, dan segera menghubungi petugas. Pengetahuan seperti ini penting karena kejadian bisa saja terjadi di lingkungan tempat tinggal kita,” ujar peserta tersebut.

‎Menurut peserta itu, materi mengenai pencegahan dan penanganan awal kebakaran bermanfaat bagi warga karena dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk mengenali potensi bahaya di sekitar rumah dan lingkungan permukiman.

‎Keterlibatan warga dan pelajar dalam kaderisasi menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai kesiapsiagaan di tingkat lingkungan. Dalam kondisi darurat, kemampuan mengenali risiko, menjaga keselamatan, dan segera meminta bantuan menjadi hal penting sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan petugas.

‎Sumber Kodim 0506 Tangerang