Wakapolri Cerita, Iptu Auzar Pernah Tinggal Satu Rumah dengan Saya

Umum46 Dilihat
Portalindo.co.id – Riau – Meninggalnya Iptu Anumerta Auzar yang tewas dalam penyerangan di Mapolda Riau. Orang nomor dua di tubuh institusi Polri ini menyatakan bahwa Auzar bukan sosok orang asing baginya.”kata Wakapolri Komjen Syafruddin
Ucap Komjen Syafruddin di Pekanbaru Riau. saya sangat terpukul atas meninggalnya Iptu Auzar, Bagi saya dia bukan orang lain lagi. Dia sudah anggap sebagai keluarga
Sosoknya yang baik membuat Komjen Syafruddin mengajak almarhum tinggal di rumahnya. Hubungan emosional dengan Iptu Auzar sudah terjadi sejak Syafruddin berdinas di Mapolda Riau.
Dulu pangkatnya masih kopral. Dulu waktu saya masih dinas di Polda Riau almarhum tinggal dengan saya.,” ucap pria kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan itu.
Saya kenal baik beliau sejak 25 tahun lalu. Dia sangat akrab juga dengan keluarga saya, istri anak dan cucu saya. Kita merasa kehilangan,” ucap pria kelahiran 12 April 1961 itu.

Setelah Safruddin pindah tugas ke berbagai daerah, hubungan kekeluargaan dengan Iptu Auzar tidak pernah putus. Beberapa kali Iptu Auzar diminta Komjen Safruddin untuk datang ke rumahnya. 
Bagi warga Pekanbaru, Iptu Auzar bukan sosok asing lagi. Dia dikenal sebagai orang yang dekat masyarakat. Auzar yang kini sudah dinaikan pangkat menjadi Iptu anumerta dikenal sebagai sosok yang religius. Dia memiliki yayasan panti asuhan dan pondok pesantren.
Iptu Auzar tewas ditabrak terduga teroris kemarin di Mapolda Riau. Dia meninggal di usia 55 tahun dengan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *