Kades Towara Mengamuk Di Kantor Dukcapil Morut

PORTALINDO.CO.ID
Pengurusan data kependudukan dan catatan sipil dinilai berbelit-belit dan cenderung di persulit, membuat Kepala Desa Towara Kecamatan Petasia Timur Baharuddin Hamid naik pitam dan mengamuk di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Daerah (Dukcapil) Morowali Utara (Morut), Rabu, 2 Mei 2018.

Pasalnya, sudah enam bulan Sri Wahyuni Warga Desa Towara mengurus data kependudukan, namun tidak ada kejelasan. Sementara, data kependudukan sudah sangat dibutuhkan oleh Sri Wahyuni untuk membuat BPJS Kesehatan dan keperluan lain.

“Warga saya datang mengeluh, karena sudah enam bulan bolak balik ke Dukcapil, tetapi tidak ada kejelasan. Kita sudah jelaskan semuanya dan bermohon kebijakan agar data kependudukannya bisa keluar, tetapi tidak ada solusi yang diberikan. Makanya, tadi saya sempat mau menghadap pak Bupati untuk melaporkan hal tersebut,” ujarnya.

Kurang lebih 1,5 jam Kades Towara mengamuk di Dinas Dukcapil Morut, sejak pukul 14:30 hingga 16:00 wita.Emosinya redah setelah bertemu dan berdialog dengan Kadis Dukcapil Armansyah Abd Patta.

Sekitar pukul 16:05 wita, Kadis Dukcapil tiba dan langsung memasuki ruangannya yang disusul Kades Towara bersama Sri Wahyuni. Tidak berselang lama, Kades Towara meninggalkan Ruang Kadis Dukcapil. “Kalau Pak Kadis Dukcapil bagus memberikan penjelasan, kita dikasi solusi,” ucapnya singkat sambil berlalu pergi.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Morut Armansyah Abd Patta saat dikonfirmasi mengakui ada kesalah pahaman. Tetapi solusi dan kebijak yang tidak melanggar aturan sudah diberikan kepada Kades Towara dan yang bersangkutan.

“Memang situasi yang seperti ini, biasanya solusi ada ditingkat pimpinan. Kalau staf melihatnya, pasti dari persyaratan yang sesuai aturan. Kalau persyaratan tidak lengkap tidak diterima. Makanya saya biasa berpesan agar, kalau ada kendala laporkan kepada pimpinan,” pungkasnya. (Wardi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.