Facebook Bikin Devisi Blockchain,Akibat Kapok Skandal Data Bocor

PORTALINDO.CO.ID – Setelah terbelit skandal kebocoran data oleh Cambridge Analytica, Facebook mencoba bangkit kembali dengan melakukan reorganisasi perusahaan. Salah satunya mendirikan Divisi Blockchain.

Chief Executive Officer Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan, langkah pembentukan divisi baru ini diambil setelah dirinya memposting sebuah laporan di akun Facebook-nya empat bulan lalu.

“Kita mendalami dan mempelajari segala aspek, baik positif maupun negatif,” kata Zuckerberg, seperti dikutip dari The Verge, Rabu, 9 Mei 2018.

Sementara itu, Facebook juga sudah menunjuk sosok yang dinilai pantas memimpin divisi ini. Namanya David Marcus. Ia adalah mantan CEO PayPal dan “pemain” lama di industri pembayaran dengan jabatan terakhir sebagai Head of Facebook Messenger.

Kendati demikian, Facebook belum mengungkapkan mengapa Marcus bisa terpilih. “Saya siap dengan tugas dan tantangan baru ini. Dengan pengalaman empat tahun menangani Facebook Messenger, saya akan membuat grup kecil untuk melakukan kajian dan penerapan Blockchain di Facebook,” ungkapnya.

Tidak hanya Marcus, Wakil Presiden Instagram, Kevin Well, juga ikut gerbang Marcus menangani Blockchain di Facebook. Di tengah riuhnya perombakan besar-besaran karyawan, baru dua sosok yang diumumkan masuk ke dalam Divisi Blockchain.

Sebelumnya, Facebook mengangkat Chris Daniels sebagai pimpinan WhatsApp menggantikan Jan Koum yang mengundurkan diri satu minggu lalu.(U/r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.