TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 Kodim 0733 Kota Semarang kel. Penggaron Kidul Kec. Pedurungan Bersinergi Dengan LDII

SEMARANG | Portalindo.co.id – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI, organisasi kemasyarakatan, dan warga kembali terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kodim 0733/Kota Semarang menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Semarang, untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur lingkungan.

Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.

Fokus Pembangunan Jalan dan Jembatan
Pelaksanaan TMMD kali ini difokuskan pada pekerjaan pavingisasi jalan lingkungan serta pengecoran jembatan di wilayah RT 07/RW 03, Kelurahan Penggaron Kidul.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain memberikan manfaat secara fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Keterlibatan LDII Kota Semarang dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat kewilayahan, melainkan membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.

LDII: Sinergi dengan TNI Merupakan Wujud Pengabdian kepada Masyarakat
Perwakilan DPD LDII Kota Semarang, H. Indarwanto, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara LDII dan Kodim 0733/Kota Semarang dalam mendukung program TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026.
Menurutnya, keterlibatan LDII merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya melalui kegiatan sosial dan pembangunan lingkungan.

“Alhamdulillah, pengurus LDII dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan TNI Kodim 0733/Kota Semarang. Semoga kerja sama ini menjadi kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa untuk mewujudkan masyarakat madani yang kompetitif,” ujar H. Indarwanto.

Ia menegaskan, semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan nilai-nilai luhur yang terus ditanamkan dalam kehidupan warga LDII, yakni rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, serta mujhid-mujhid atau bekerja keras dengan sungguh-sungguh.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Harapan kami, kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Semarang yang semakin hebat,” tambahnya.

Danramil Pedurungan Apresiasi Dukungan LDII

Sementara itu, Danramil Pedurungan, Mayor Mujiono, memberikan apresiasi terhadap keterlibatan dan dukungan jajaran LDII Kota Semarang dalam menyukseskan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV.

Dukungan tersebut melibatkan unsur DPD LDII Kota Semarang, PC LDII Kecamatan Pedurungan, hingga PAC LDII Kelurahan Tlogosari Kulon.
Kehadiran berbagai unsur organisasi kemasyarakatan dalam kegiatan TMMD mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan wilayah.

Sinergi antara TNI dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan yang harmonis serta memperkuat kepedulian terhadap kebutuhan lingkungan.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Penggaron Kidul tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga memiliki makna sosial dalam mempererat persatuan dan kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, TNI, LDII, dan masyarakat menunjukkan bahwa kerja sama lintas elemen dapat menjadi kekuatan dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat kelurahan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat gotong royong tersebut diharapkan menjadi contoh positif bagi penguatan kolaborasi antara aparat kewilayahan, organisasi kemasyarakatan, dan warga.

Dengan terbangunnya sinergi yang berkelanjutan, program TMMD diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun daerah.

Redaksi: Tio (Sukindar)