Sosialisasi Kesadaran Pengamanan Informasi dan Layanan Persandian

Umum33 Dilihat

Daerah – Pengelolaan informasi dapat berhasil dengan baik apabila didukung dengan komitmen yang tinggi oleh semua aparatur pemerintah untuk sadar dan peduli terhadap keamanan informasi,  sehingga informasi tersebut dapat terjaga kerahasiannya, keutuhannya, keasliannya, dan tidak bisa disangkal demi kepentingan, keutuhan, dan keamanan negara dan pemerintah daerah.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Subang Ir. Musril Jaya, MT melalui Sekretaris Diskominfo, Sri Novia, S.AN saat membuka dan menutup Sosialisasi Kesadaran Pengamanan Informasi dan Layanan Persandian yang diselenggarakan di Sari Ater Hotel & Resort.

Sri menyatakan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan dengan maksud untuk membangun kesadaran akan pentingnya keamanan informasi bagi seluruh aparatur pemerintah serta memberikan pemahaman dan kesadaran bahwa perkembangan teknologi memberikan peluang yang sangat mudah dalam upaya pencurian informasi yang bersifat rahasia dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

ā€œInformasi di lingkungan instansi pemerintah, merupakan aset negara, perlu dikelola secara khusus untuk mencegah terjadinya kebocoran, baik sebagai akibat kelalaian sendiri maupun karena adanya ancaman pihak lain yang tidak memiliki otoritas. Untuk memanfaatkan informasi yang dapat berdampak pada keberlangsungan hidup bernegara, keutuhan dan ketentraman hidup masyarakat dan apabila diketahui oleh pihak yang tidak berhak dapat membahayakan keamanan nasional maupun pemerintah daerah,ā€ tegasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Diskominfo Kabupaten Subang, Ahmad Septembro Mandilaga, S.T, M.AP.selaku Panitia Penyelenggara mengatakan bahwa peserta  sosialisasi kesadaran pengamanan informasi dan layanan persandian berjumlah 60 orang, yang terdiri dari perwakilan pejabat esselon IVpada tiap perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Subang.

Narasumber/ pemateri pada kegiatan tersebut yaitu H. Asep Saepuloh, S.T., M.T., Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat.Narasumber kedua yaitu Egia Kerta Anggara, S.ST, menjabat sebagai Analis Subdit Audit Keamanan Informasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pada pemaparannya H. Asep Saepuloh, S.T., M.T menyampaikan materi terkait kesadaran keamanan informasi dan sistem manajemen pengamanan informasi. Menurutnya, keamanan informasi merupakan penjagaan terhadap kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi dari ancaman kerusakan, kecelakaan atau tindak kejahatan serta akses yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Pihaknya juga mengatakan bahwa perlu adanya kesadaran dalam keamanan informasi. Karena menurutnya terdapat informasi berklasifikasi rahasia, penting, atau berharga. ā€œJika terjadi kebocoron, kerusakan dan ketidaktersediaan informasi tersebut, akan menimbulkan resiko yang berdampak besar bagi organisasi, dapat memiliki konsekuensi hukum dan dapat merusak reputasi organisasi yang perlu waktu lama untuk pemulihan,ā€ ujarnya.(Mursin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *