PORTALINDO.CO.ID | PATI / JAWA TENGAH — Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah Desa Karangwage kecamatan Trangkil menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim pada Jumat (26/6/2026). Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Karangwage ini menjadi wujud kepedulian sosial yang terus dijaga dan dilestarikan oleh pemerintah desa bersama masyarakat.
Kepala Desa Karangwage, Teguh Utomo, mengatakan bahwa program santunan anak yatim telah menjadi agenda rutin sejak dirinya menjabat sebagai kepala desa. Kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan seluruh elemen masyarakat yang turut berpartisipasi sebagai donatur.
“Alhamdulillah, kegiatan ini terus berjalan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kepedulian terhadap anak-anak yatim menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Teguh Utomo.
Ia menjelaskan, selain pada momen 10 Muharam, santunan juga rutin diberikan menjelang Hari Raya Idulfitri, tepatnya pada 17 Ramadan. Pemerintah desa bersama para donatur juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak yatim.
“Untuk anak-anak yatim di Karangwage, kami juga membantu kebutuhan sekolah mereka hingga jenjang SMP. Harapannya, mereka tetap semangat belajar dan dapat meraih cita-cita,” tambahnya.
Pada kegiatan kali ini, sebanyak 15 anak yatim menerima santunan berupa bingkisan serta bantuan uang tunai. Suasana acara berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, para donatur, serta warga yang ikut memberikan dukungan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Karangwage berharap budaya gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Santunan yang diberikan bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi bentuk kasih sayang dan perhatian kepada anak-anak yatim agar mereka merasa diperhatikan dan memiliki semangat untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Red / Tio







