Portalindo.co.id //
ACEH TAMIANG, tniad.mil.id – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang melintasi Sungai Tamiang dan menghubungkan Desa Sekerak Kiri dengan Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, terus menunjukkan kemajuan signifikan dengan capaian 79,90 persen hingga Selasa (24/3/2026).
Jembatan sepanjang 240 meter dengan lebar 120 sentimeter ini dibangun sebagai sarana vital bagi 893 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak terputusnya akses akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memulihkan konektivitas serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.
Sejumlah pekerjaan utama telah rampung 100 persen, meliputi pembersihan lokasi, pemasangan tali poros jembatan, penggalian dan pengecoran _deadman/anchor_, pemasangan sling utama, hingga pembangunan struktur gapura beserta elemen pengamannya. Hal ini menunjukkan progres signifikan pada bagian konstruksi inti jembatan.
Sementara itu, beberapa pekerjaan lanjutan masih terus dikerjakan, di antaranya pemasangan gelagar memanjang mencapai 50 persen, seling rawaian 80 persen, serta papan pijakan 30 persen. Adapun pemasangan ram kawat masih dalam tahap awal, sedangkan pemasangan plang dan pengecatan telah mencapai 40 persen.
Seluruh material pembangunan telah tersedia 100 persen di lokasi, sehingga mendukung kelancaran pengerjaan tanpa kendala berarti. Saat ini, personel di lapangan terus mengintensifkan pekerjaan, termasuk pemasangan sling, pengelasan rangka, dan penyempurnaan struktur jembatan.
Pembangunan ini terlaksana melalui sinergi TNI bersama masyarakat setempat dengan semangat gotong royong, yang menjadi kunci percepatan penyelesaian pekerjaan sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan progres yang terus meningkat, jembatan ini diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan di wilayah Kecamatan Sekerak.
Red **
*(Dispenad)







