Prabowo Gandeng Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Berita, Ekonomi, Nasional47 Dilihat

Portalindo.co.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memperkuat kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi, pengembangan industri strategis, serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Presiden Prabowo bersama sekitar 250 anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie melaporkan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai hampir Rp2.000 triliun selama dua tahun pertama pemerintahan Prabowo. Menurut Anindya, capaian tersebut mencerminkan kepercayaan dunia usaha terhadap perekonomian nasional. Investasi domestik dinilai berperan penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus membuka peluang pengembangan industri dan penciptaan lapangan kerja.

Selain investasi, pemerintah menggandeng dunia usaha untuk menyiapkan generasi pemimpin melalui P3MDI. Program tersebut memberikan pembinaan intensif selama sembilan bulan kepada ratusan generasi muda yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana dan memiliki pengalaman kerja.

Anggota Kadin Indonesia James Riyadi mengapresiasi perhatian Presiden terhadap pembangunan manusia sebagai fondasi kemajuan ekonomi dan bangsa. James mengatakan pengembangan kompetensi dan karakter kepemimpinan merupakan investasi jangka panjang yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Dukungan juga disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Bidang Pangan Indonesia Mulyadi Jayabaya. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah.

“Mari kita bersama-sama antara swasta dengan pemerintah karena Kadin sebagai mitra,” kata Mulyadi.

Pertemuan tersebut turut membahas pengembangan industri masa depan, termasuk kendaraan listrik, energi terbarukan, dan pusat data yang berpotensi meningkatkan penggunaan komponen lokal.

Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu memperkuat investasi produktif, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kapasitas SDM, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Keberhasilan kerja sama tersebut akan bergantung pada realisasi investasi, kesinambungan pembinaan tenaga kerja, dan kemampuan industri nasional menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Dengan demikian, sinergi pemerintah dan pengusaha tidak hanya diarahkan pada peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi juga penguatan fondasi pembangunan nasional dalam jangka panjang secara lebih merata.

Ida Bastian