Polres Morowali Bangun Sinergitas Melalui Rakor Ops Ketupat Tinombala

Umum104 Dilihat

Sulawesi Tengah,Portalindo.co.id – Kepolisian Resort Morowali berupaya membangun sinergitas antara Polri dan Instansi terkait dalam rangka memberi rasa aman dan nyaman saat mengahadapi susana hari raya idul fitri 2018. Hal itu diwujudkan melalui Rapat Koordinasi dalam rangka Operasi ketupat Tinombala yang dilaksanakan di Aula polres Morowali DS.Korowou Kecamatan Lembo Kabupaten Mororowali Utara (Morut)  Sulteng.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Morowali AKBP Dadan wahyudi,SH,Sik,M.Crim, Dandim 1311/Morowali Letkol Arh.Sabaryandu K. Saragih, Danki kompi B/ 714 Kapten inf Pahajji, Danki Brimob Iptu Krisno hergianto Songko, Danramil 04 Lembo Kapten inf Muhar, Kapolsek Petasia Iptu Masiara, Spv Pelayanan Pelanggan PLN Arik, Kadis Pol PP Drs.Victor Tamehi, Kabid perhubungan Alamsyah serta tamu undangan yang berjumlah kurang lebih 70 an orang.

Kapolres Morowali AKBP dadan Wahyudi dalam sambutannya mengatakan rapat koordinasi dilaksanakan dengan maksud menyamakan persepsi dan memaksimalkan persiapan mengahadapi hari raya idul fitri agar masyarakat bisa merayakannya dengan aman dan tertib.

“Berdasarkan data tahun 2017, rata-rata yang mengalami kecelakaan dikarenakan muatan berlebihan saat melaksanakan mudik. Selain itu, faktor cuaca sangat berpengaruh. Apalagi musim hujan akhir akhir ini bisa menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Hal ini perlu langkah antisipasi,” kata Kapolres AKBP Dadan Wahyudi.

Polda Sulteng, tambahnya, dengan jajaran yang diperbantukan dalam Ops Ketupat Tinombala akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juni hingga 21 Juni 2018.  “Dan kegiatan ini diharapkan, bisa membantu masyarakat yg melaksanakan puasa, mudik dan bersilahturahmi saat idul Fitri nanti,” terangnya.

Lebih jauh Kapolrea Morowali menuturkan, rencananya akan dibentuk 3 pos dalam operasi Tinombala 2018. Pertama, pos pengamanan yang tugasnya mengurangi kemacetan lalu lintas. Kedua, pos pelayanan yang melaksanakan tugas pengaman patroli di tempat keramaian.

“Ketiga, pos terpadu yang akan di isi oleh satuan-satuan yang lebih besar atau gabungan instansi dari TNI- Polri dan Pemerintah Daerah setempat.(Wardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *