Peristiwa – Portalindo.co.id – Gowa – penemuan 143 butir amunisi aktif jenis PPU 60 Kaliber 9 mm, serta dua buah Magazen yang sudah karatan menggegerkan warga dusun boka ,desa bone kecamatan bajeng,kabupaten gowa.
Ratusan amunisi tersebut ditemukan di area pekuburan masyarakat yang berlokasi di belakang kantor Desa Bone yang ada di dusun tersebut, Kamis (31/5/2018) sekira pukul 14.00 Wita.
Benda-benda milik militer itu ditemukan pertama kali oleh Suharno Dg Rola (33) seorang warga Kampung Boka.
Kemudian warga ini pun mengabarkan kepada warga lainnya Hendrik Dg Bella (40) warga Dusun Appa, Desa Bone bahwa di sekitar pekuburan itu terdapat dua pucuk senjata api yang sudah karatan.
Konon dikabarkan bahwa senjata api itu adalah milik seorang anggota TNI AD bernama Serma H Majid (sudah pensiun) yang sudah almarhum. Dipastikan benda-benda milik almarhum itu ditanam oleh almarhum sendiri sebelum meninggal dunia.
Karena penemuan benda-benda berbahaya itu, akhirnya Hendrik Dg Bella melaporkannya ke Danramil 1409-06 Bajeng, Lettu Inf Irhan Sijaya.
Danramil Bajeng bersama personil lalu menuju TKP dan melanjutkan laporan itu ke Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Nur Subekhi yang kemudian turut mendatangi lokasi dimaksud.
Ratusan munisi dan dua buah magasen itu menurut Hendrik adalah milik orangtua lelaki Suharno Dg Rola.
Pukul 14.00 Wita, Dandim 1409/Gowa tiba di lokasi tempat penemuan munisi dan magazen tersebut. Setelah dilakukan penggalian, munis dan magazen itupun diamankan lalu dibawa ke mako Kodim 1409 Gowa.
Danramil 1409-06 Bajeng, Lettu Inf Irhan Sijaya di lokasi mengatakan, saat menerima laporan tentang keberadaan benda-benda itu, pihaknya langsung melapor ke komando atas, kemudian mengamankan benda-benda tersebut dan menyerahkan ke Kodim 1409.
“Iya, di lokasi dekat pekuburan ini kami telah amankan 143 butir munisi dan dua pucuk senjata api magazen. Dari penjelasan lelaki Hendrik bahwa balenda-benda ini merupakan milik ayah lelaki Suharno Dg Rola yakni almarhum Serma H Majif yang merupakan pensiunan TNI AD yang semasih aktif bertugas wilayah teritorial Kodim 1426 Takalar,” jelas Lettu Inf Irhan Sijaya.
“Keberadaan benda-benda ini menurut keterangan warga setempat, terkuak setelah adanya perselisihan keluarga almarhum. Sekarang munisi fan magazen itu telah kami serahkan ke Kodim 1409 Gowa. (Rizal Marzuki)










