Mengenal Juwita-NG, Finalis TOP Inovasi Kategori Umum Ajang KIPP Dari Dukcapil Kemdagri

PORTALINDO.CO.ID, Jakarta – Satu dari tujuh inovasi kategori umum yang diusulkan Ditjen Dukcapil dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2022 berhasil menjadi Finalis TOP Inovasi.

Berdasar pengumuman di web resmi Kementerian PANRB https://sinovik.menpan.go.id/ Senin (13/04/2022), Juwita-NG berhak untuk mengikuti babak seleksi selanjutnya.

Selain itu, dalam kategori khusus inovasi i-Pop Exo juga berhak lolos ke babak selanjutnya.

Juwita-NG: The Next Generation Of Data Utilization In Public Services, digunakan untuk memberikan pelayanan yang akurat, mudah, cepat, aman dan nyaman guna mendukung pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, dan penegakan hukum serta pencegahan kriminal.

Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan (FPD2K) Akhmad Sudirman Tavipiyono mengungkapkan, “Juwita-NG ini telah banyak diterapkan di berbagai event maupun pelayanan publik. Untuk keperluan penegakan hukum dan pencegahan kriminal, Juwita-NG sudah diterapkan dalam Pengamanan Penyelenggaraan ASIAN GAMES tahun 2018, Pengamanan Penyelenggaraan IMF di Bali tahun 2018 dan dalam Persiapan Pengamanan Penyelengaraan G20 di BALI,” ungkap Tavip.

“Sedangkan dalam pelayanan publik, dapat digunakan untuk membuka rekening perbankan, jasa tanda tangan elektronik, pembukaan akun fintech, penyaluran bansos, dan lainnya,” katanya melanjutkan.

Tavip juga menjelaskan inovasi ini sebagai bukti nyata gerakan konkret Dukcapil berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara dalam peranannya melakukan verifikasi kebenaran data kependudukan seseorang menjadi lebih tertib, teratur, dan harmonis.

Inovasi ini dilandaskan dan memegang teguh amanat dan marwahnya dalam mengelola serta melindungi data kependudukan berdasarkan UU Administrasi Kependudukan dan tidak serta-merta mengabaikan hak penduduk untuk mendapatkan perlindungan atas data pribadinya.

Ide utama dalam inovasi ini, jelas Tavip adalah membantu percepatan pelayanan publik dalam pengenalan identitas seseorang yang sebelumnya harus melalui proses panjang seperti datang langsung ke tempat pelayanan, input data manual, dan survey on-site (KYC).

“Dengan memanfaatkan JUWITA-NG, pelayanan publik menjadi lebih efektif dan efisien secara online (e-KYC). Sehingga dalam memverifikasi data seseorang bisa lebih cepat, akurat, mengurangi penipuan dan fraud,” terang Tavip.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh merasa bersyukur dua inovasi Ditjen Dukcapil lolos menjadi finalis TOP Inovasi.

Selain itu, 3 inovasi dari Disdukcapil Daerah juga berhasil menjadi finalis TOP Inovasi.

Adapun hasil inovasi dari Disdukcapil daerah selengkapnya adalah:
1. Kabupaten Kolaka Utara. Si Laku O2T (Sistem Layanan Adminduk Kolaka Utara Offline, Online dan Terintegrasi)
2. Kota Balikpapan. Pantai Balikpapan (Pelayanan Terpadu dan Terintegrasi Buat Layanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dalam Genggaman)
3. Kota Surakarta. Program Bela Sungkawa Kirim Akta Kematian

Dirjen Zudan juga mengajak Sahabat Dukcapil untuk terus memberikan dukungan pada inovasi-inovasi Ditjen Dukcapil.

“Sebagai dukungan, sahabat Dukcapil diharapkan dapat memberikan like, comment dan share pada video singkat mengenai inovasi Ditjen Dukcapil,” kata Zudan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut mendorong beragam inovasi yang telah dilakukan Ditjen Dukcapil. Sebab, inovasi tersebut pasti akan berdampak positif bagi kemudahan dan kualitas pelayanan adminduk di masyarakat. Dukcapil***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.