Pascateror Bom Bunuh Diri 13 Anggota JAD Surabaya Ditangkap

Umum55 Dilihat
Portalindo.co.id – Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018).menyatakan 13 terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya pascateror bom bunuh diri di tangkap Densus 88 Antiteror,  Dua orang di antaranya tewas dalam penangkapan tersebut,Ini yang ada kaitannya dengan kejadian di Jatim.”Setyo
Budi Satrio alias BS dan Wicang alias IF. terduga teroris,keduanya terpaksa ditembak mati petugas lantaran melawan saat penangkapan. BS ini perannya penampung dana yang digunakan kelompok JAD Surabaya. JAD Surabaya itu ketuanya Dita,” dia membeberkan.
Dita Oepriarto merupakan pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta, Surabaya. Sebelum melakukan amaliah tersebut, Dita rupanya menitipkan sejumlah bom rakitan ke beberapa anggotanya.
Bom dititipkan kepada IF alias Wicang. Ini juga yang meninggal. Dan diserahkan juga kepada Tri. Jadi diduga mereka ini sudah siap melakukan bom bunuh diri,” kata Setyo. dan Tri merupakan terduga pelaku bom bunuh diri di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, Senin, 14 Mei 2018 pagi kemarin.
Dalam penangkapan di wilayah Jawa Timur itu, Densus 88 juga mengamankan barang bukti berupa bahan kimia dan perlengkapan yang digunakan untuk merakit bom. Selain itu, ada beberapa bom rakitan siap pakai.
Hanya saja, Setyo belum bisa merinci berapa bom rakitan yang masih disita dan sudah didisposal (dimusnahkan dengan cara diledakkan). “Kita tidak bisa mengatakan bomnya berapa. Karena masih ada komponen lain,” ucapnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *