Portalindo.co.id = JAKARTA // penggerebekan sebuah toko kosmetik di wilayah kembangan jakarta barat pada Kamis lalu 26/03/2026 justru muncul tanda tanya besar pasalnya terjadi saling lempar keterangan antara instansi yang terlibat yakni sudin kesehatan, satpol PP dan pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kegiatan tersebut melibatkan unsur satpol PP jakarta barat, suku Dinas Kesehatan jakarta barat, serta polsek kembangan polres metro jakarta barat.
Namun ada yang menarik dan menjadi pertanyaan besar publik, saat dikonfirmasi masing masing pihak memberikan pernyataan yang berbeda terkait siapa yang menjadi leading sector dalam operasi tersebut.
Kanit reskrim kembangan saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihak polsek hanya bersifat pendampingan.
“Kegiatan dilakukan oleh satpol PP dan dinas kesehatan jakarta barat, polsek hanya melakukan pendampingan,” Ujar kanit
Namun pernyataan berbeda pun disampaikan oleh vivin perwakilan sudin kesehatan jakarta barat saat dikonfirmasi oleh media,ia menyatakan pihaknya bukan pelaksana utama dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan itu milik satpol PP kami hanya mendampingi,untuk barang bukti dibawa oleh pihak kepolisian,kami bertugas mendata, ” Ujar vivin
Keanehan semakin mencuat saat pihak satpol PP melalui bagian trantibumjustru menyatakan hal sebaliknya kami hanya mendampingi sudin kesehatan dan kepolisian.
“Itu kegiatan sudin kesehatan,kami hanya yang mendampingi mereka,bukan mereka yang mendampingi kami, itu jadi aneh pelaku dan barang bukti pun diamankan oleh pihak kepolisian setelah di data oleh kami” Ujar seorang staff diruang administrasi trantibum satpol PP jakarta barat.
Penyataan ini justru membuat bingung dan memicu dugaan adanya pengaburan informasi dalam pelaksanaan kegiatan penindakan tersebut.
Publik pun mempertanyakan transparansi serta kejelasan kewenangan antara lembaga dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum.
Benerkah adanya dugaan telpon gelap yang memerintahkan untuk penggerebekan tersebut!!!
Praktisi hukum dan pengamat kebijakan publik, Mulih S.H. M.H menilai bahwa perbedaan informasi seperti ini perlu segera diklarifikasi secara terbuka.
bayu(bewok) /Red













