Portalindo.co.id, Kota Tangerang, 24 Mei 2026 – Bertajuk “Berkhidmat untuk Umat, Bergerak untuk Neglasari Hebat” Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Neglasari menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) sebagai bagian dari proses penguatan organisasi dan konsolidasi dakwah umat di wilayah Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat di Aula Kecamtan Neglasari, pada Ahad 24 Mai 2026, dan dihadiri unsur ulama, umaro, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen pemerintahan dan organisasi keagamaan.
Diantaranya dihadiri oleh Ketua umum dan Sekretaris umum MUI Kota Tangernag, Camat Neglasari, Sekretaris Kecamatan Neglasari, Ketua Wantim MUI Kecamatan Neglasari, Kapolsek Neglasari, Danramil Neglasari, Ketua MUI Kecamatan Neglasari periode 2021–2026, jajaran pengurus MUI Kecamatan Neglasari, panitia MUSCAM, serta para undangan lainnya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Tangerang, KH. Ahmad Baijuri Khotib, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscam MUI Kecamatan Neglasari yang mengusung tema “Berkhidmat untuk Umat, Bergerak untuk Neglasari Hebat.”
Beliau menegaskan bahwa Muscam menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara ulama, umaro, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Tangerang yang berakhlakul karimah menuju masyarakat Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
Menurutnya, tantangan umat saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan ibadah ritual, tetapi juga menyangkut penguatan akhlak, kerukunan umat beragama, persoalan ekonomi masyarakat, maraknya pinjaman online ilegal, judi online, hingga pembinaan generasi muda agar terhindar dari paham radikal, narkoba, dan pergaulan bebas.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua MUI Kota Tangerang menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya:
Memperkuat Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Insaniyah
Kecamatan Neglasari dinilai memiliki karakter masyarakat yang heterogen dan multi-etnis, terlebih karena berada di kawasan strategis sekitar Bandara Soekarno-Hatta. Oleh karena itu, perbedaan harus dijadikan sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan dan kebersamaan.
Peran Strategis MUI
MUI memiliki dua fungsi utama, yakni sebagai Khodimul Ummah (pelayan umat) dan Shodiqul Hukumah (mitra pemerintah). Dalam hal ini, MUI Kecamatan Neglasari diharapkan mampu melayani kebutuhan umat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah kecamatan dalam pembangunan masyarakat.

Pembangunan Mental Spiritual
Mengutip arahan Wali Kota Tangerang, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti aspal dan beton, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, mental spiritual, dan akhlak masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan yang menyeluruh.
Selain itu, Ketua MUI Kota Tangerang juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam kepengurusan MUI ke depan, termasuk memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk terlibat aktif dalam kepengurusan MUI Kecamatan Neglasari periode mendatang.
Dalam rangka mengikuti perkembangan zaman, MUI Kota Tangerang juga terus melakukan inovasi melalui digitalisasi organisasi dengan menghadirkan SIAR (Sistem Informasi dan Aplikasi Terintegrasi). Melalui aplikasi tersebut, seluruh pengurus MUI kecamatan se-Kota Tangerang diharapkan dapat saling berbagi informasi, memperkuat koordinasi, serta melaporkan berbagai kegiatan organisasi secara terintegrasi.
Kegiatan Muscam berlangsung dengan lancar, penuh kekeluargaan, dan hasil dari pleno tim formatur maka terpilih sebagai ketua umum MUI Neglasari KH. Saeful Bahri, yang juga Pimpinan Pondok Pessantren Al Hasyimiyah, Neglasari. Diharapkan mampu melahirkan kepengurusan MUI Kecamatan Neglasari yang amanah, progresif, serta mampu menjawab tantangan umat di era modern.
Acara ditutup dengan doa bersama agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kekuatan, dan petunjuk kepada seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan membangun Kota Tangerang yang religius dan berakhlakul karimah.
Ida Bastian













