Mensos, Yogyakarta Aman Usai Letusan Freatik Merapi

Umum22 Dilihat
Mensos (idrus Marham)
Portalindo.co.id – Yogyakarta 13/5/2018
Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengunjungi Bunker Kaliadem yang berjarak sekitar 4 kilometer dari Puncak Gunung Merapi, Usai letusan freatik Gunung Merapi,
Kunjungan Mensos memastikan bahwa kondisi Yogyakarta usai letusan freatik Gunung Merapi aman. sekaligus berfoto bersama sejumlah wisatawan yang menguni.
Sleman aman. Secara psikologis saya datang ingin menyampaikan siap, aman,”Sekali lagi saya pastikan Yogya aman,  ” ujar Idrus, Sabtu (22/5/2018) 

“Saya melihat cara kerja masyarakat di sini tidak perlu ada arahan lagi karena pasti dengan pengalaman yang ada. Kalau ada apa-apa secara otomatis bekerja. Tidak perlu menunggu perintah dari Bupati, Kapolres. Masyarakat langsung bergerak bersama gotong-royong,” urai Idrus.
Ilustrasi (portalindo,co,id)
Lanjutnya, Idrus menilai apa yang dilakukan masyarakat saat terjadi bencana di Sleman semestinya ditularkan ke daerah lainnya. Karena Indonesia sendiri merupakan negara yang rawan bencana dan sewaktu-waktu bisa terjadi bencana di daerah.
“Ada banyak bencana di Indonesia setiap tahunnya. Ada 2.163 bencana dengan 264 korban jiwa pada 2017. Sementara itu, telah ada 946 kali bencana dengan 101 korban hingga awal Mei 2018,” ungkapnya.
Apa yang telah dilakukan baik oleh relawan maupun masyarakat di Sleman bisa dijadikan pembelajaran bagi masyarakat di daerah lainnya. Dia juga menganggap apa yang dilakukan oleh masyarakat di Sleman sangat kreatif saat terjadi bencana di wilayahnya.”penjelasan idrus.
Kita harus siap. Manusia tugasnya usaha dan antisipasi. Tetapi pemerintah harus siap, Ini harus ditularkan ke daerah lainnya. 
Idrus yang didampingi Bupati Sleman Sri Purnomo dan Kapolres Sleman AKBP M Firman Lukmanul Hakim. Menurutnya,  penanganan bencana tak bisa sendiri-sendiri. Berbagai lembaga pemerintahan yang bertugas dalam penanganan bencana harus bekerja sama.
“Penanganan bencana harus terpadu. BNPB, BPBD, Kemensos, harus keroyokan. Tidak boleh ada yang berpangku tangan,” Ujarnya menutup penegasannya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *