Portalindo.co.id, Bekasi – Seorang guru, bukan saja sebagai pendidik namun dapat juga menjadi orang tua di lingkungan sekolah. Mendidik dengan hati, akan mencakup banyak hal. Termasuk kepedulian terhadap kesulitan dan keinginan siswanya. Saya melihat hal itu pada salah satu rekan kerja saya yaitu Ibu Siti Rohayati, S.Pd.SD. Kepedulian, perhatian dan keprihatinannya terhadap Ananda Fairuz tertuang dalam tulisan yang dishare dimedsos.
Memang, Bunda Roha ini (panggilan akrabnya) gemar menulis dan aktif pada kegiatan literasi, baik ditingkat Kabupaten maupun tingkat Kota Bekasi. Karya-karyanya banyak yang sudah dibukukan. Baik secara tunggal maupun antologi. Beliau juga sebagai guru literasi di SD tempat beliau mengajar.
Alhasil tulisan Bunda Roha mendapat respon dari beberapa rekan sesama penulis untuk menghadiahkan kursi roda untuk Ananda Fairuz.
Saat ditemui, Bunda Roha selaku guru pendidik di SDN Sumber Jaya 04 dan juga sebagai pelopor literasi Kabupaten dan Kota Bekasi mengatakan, bahwa Fairuz mengalami cacat fisik sejak lahir.
Semangat belajarnya yang luar biasa dan sifatnya yang berani serta tidak malu dengan kondisi fisiknya menggetarkan nurani. Ananda Fairuz pun ingin belajar seperti teman-teman yang lain.”ujarnya.
Siti Rohayati, S.Pd menjelaskan,
dengan kepedulian donatur memberikan kursi roda kepada Ananda Fairuz Siswa di SDN Sumber Jaya 04 Tambun Selatan, Siti Rohayati.S,Pd berterima kasih kepada beberapa rekanan disana yang tergabung dalam Komunitas Peduli Ananda Fairuz. Sebagai Donatur yang telah memberikan kursi roda agar Fairuz dapat belajar menuntut ilmu seperti teman-teman yang lain.”ungkapnya.
Masih kata Siti Rohayati.S,Pd selaku guru pendidik di SDN Sumber Jaya 04 Tambun Selatan, karena selama Fairuz belajar di SDN Sumber Jaya 04 Tambun Selatan, kami sebagai guru pendidik ingin Fairuz dapat bersekolah seperti teman yang lain, dan menggembirakan hatinya dan tetap sekolah, tetap semangat.”pungkasnya.
Siti Rohayati,S.Pd menegaskan, sebagai seorang pendidik adalah mempunyai peran dan kewajiban yang sama yaitu sebagai orang tua disaat siswa berada di lingkungan sekolah, “tegasnya.
Karena Fairuz adalah seorang anak yang luar biasa dan juga punya semangat untuk belajar meskipun tuna daksa namun semangatnya luar biasa dan ini adalah menjadi Inspirasi dan Motivasi untuk teman -temannya, “Saya sebagai guru pendidik di SDN Sumber Jaya 04 Tambun Selatan bersama guru yang lain sangat terharu melihat kondisi Ananda Fairuz atas kepedulian rekan yang tergabung dalam Komunitas Peduli Ananda Fairuz memberikan kursi roda kepada Fairuz saya ucapkan terima kasih. .”paparnya.
Semoga rasa peduli terhadap anak-anak yang memiliki kelainan fisik dapat terus bersemayam pada hati kita masing-masing tanpa kecuali, dan semangat belajarnya layak diapresiasi. Ananda Fairuz adalah satu dari sekian banyak di luar sana, yang merupakan anak istimewa pilihan Allah**
( Irma Wulan )








