Kemendagri : DOB Morut Alami Perkembangan?

Umum69 Dilihat

Sulawesi Tengah,Portalindo.co.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jendral Otonomi Daerah menurunkan Tim guna mengevaluasi perkembangan Daerah Otonomi Baru (DOB) hasil pemekaran tahun 2013-2014. Morowali Utara Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang ditetapkan sebagai DOB 2013 silam merupakan salah satu Kabupaten sasaran tim ini di tahun 2018.

Menurut Jonggi Tambunan, SE, M.Si dalam arahannya selaku Ketua Tim evaluasi, penataan dan DOB Kemendagri dalam pemaparan hasil evaluasi Kemedagri dihadapan para Kepala OPD lingkup Pemda Morut mengatakan, monitoring evaluasi tersebut akan berlangsung selama kurun waktu empat hari yakni sejak tanggal 05 sampai dengan 08 Juni 2018.

“Sejauh ini berdasarkan hasil evaluasi dari Kemendagri di tahun 2017, Morut mengalami perkembangan skoring dengan menempatkan Morut sebagai DOB kategori sedang serta posisinya berada di urutan 13 dari 18 DOB se-Indonesia dalam memenuhi 10 aspek penyelenggaraan pemerintahan sebagaimana diamanatkan Permendagri no. 23 tahun 2010,” kata Jonggi saat memberikan pemaparan Kemendagri di Aula Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Rabu, 06 Juni 2018.

Lebih jauh dkatakannya, kesepuluh aspek tersebut diataranya, pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengalihan dan pengisian personil, pengisian keanggotaan DPRD, penyelenggraan urusan wajib dan pilihan, pengalihan pembiayaan dan alokasi, pengalihan asset, peralatan dan dokumen, pelaksanaan penegasan batas wilayah, penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan, penyiapan RUTRW, pemindahan ibukota bagi DOB yang ibukotanya akan dipindahkan.

“Namun ada tiga temuan permasalahan ditahun 2017, yakni terbatasnya kuantitas dan kualitas Aparat Sipil Negara (ASN). Penyelesaian realisasi dana hibah tahap I dan tahap II dari Kabupaten Induk sebesar Rp. 10,75 miliar, tetapi persoalan ini sudah diselesaikan dengan adanya pemotongan langsung melalui dana DAU Morowali di Provinsi. Serta percepatan penegasan batas daerah di dua segmen yaitu Banggai Sulteng dan Luwu Timur Sulsel,” terangnya. (Wardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *