GELAR FESTIVAL TABUH BEDUG KE-4, TINGKAT DESA PANGKALAN

Portalindo.co.id | Pangkalan, 26 Mei 2026 – Suasana penuh semangat, gembira, dan khidmat menyelimuti wilayah Kebu Tekong, tepatnya di lingkungan RT 05/07 Desa Pangkalan, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang hari ini. Pemerintah Desa Pangkalan secara resmi dan meriah menggelar kegiatan akbar Festival Tabuh Bedug ke-4, sebuah agenda tahunan yang menjadi kebanggaan bersama, sekaligus wujud nyata kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya leluhur yang sarat dengan nilai-nilai agama dan kearifan

Acara yang telah dinanti-nantikan kehadirannya oleh seluruh warga Desa Pangkalan ini berlangsung dengan sangat lancar, tertib, dan penuh kehangatan kebersamaan. Tampak jelas antusiasme masyarakat yang datang berbondong-bondong, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, memenuhi lokasi kegiatan untuk menyaksikan dan turut meramaikan irama pukulan bedug yang menggema, menyatukan suara, langkah, dan hati seluruh warga desa.

Kegiatan besar ini terselenggara berkat kerja keras dan semangat gotong royong yang luar biasa dari Panitia Pelaksana yang dipimpin langsung oleh Bapak Muhammad Jumadi, serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Pangkalan. Dalam pelaksanaannya, Festival Tabuh Bedug yang memasuki ke-4 ini mengusungn semangat untuk menghidupkan kembali tradisi lama, menjadikan bedug bukan hanya sebagai alat pemberi isyarat waktu ibadah, namun juga sebagai simbol persatuan, semangat berbagi, dan identitas jati diri masyarakat Desa Pangkalan yang agamis dan berbudi luhur.

Turut hadir dan memeriahkan jalannya acara penting ini sejumlah tokoh, pimpinan, dan elemen penting di lingkungan Desa maupun Kecamatan, yang menunjukkan perhatian dan dukungan besar terhadap kemajuan Desa Pangkalan. Di antaranya adalah Kepala Desa Pangkalan, Bapak Ahmad Murhum, S.IP., Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pangkalan, Ibu Asmawati, S.Pd., beserta seluruh jajaran Staf Pemerintah Desa, majilis yang hadir,9 sedesa pangkalan,para Ketua RW, Ketua RT, serta para Mandor di seluruh wilayah Desa Pangkalan.

Kehadiran pejabat dari tingkat Kecamatan semakin melengkapi kemeriahan dan memberikan semangat tersendiri bagi seluruh warga. Hadir langsung di lokasi, Camat Teluk Naga, Bapak Karnuia, S.S.TP., M.Si., Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang, Bapak H. Sapri, S.Sos., Ketua Pimpinan Pondok Pesantren se-Kecamatan Teluk Naga, Bapak H. Nurjen, serta Tokoh Agama dan Masyarakat yang sangat dihormati, Ustadz Rodi Pasial dari Desa Pangkalan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pangkalan, Bapak Ahmad Murhum, S.IP., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras demi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau mengungkapkan bahwa Festival Tabuh Bedug ini adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga agar nilai-nilai budaya dan ajaran agama tetap melekat kuat di hati setiap warga, khususnya generasi muda penerus bangsa dan desa ini.

“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, untuk keempat kalinya kita bisa berkumpul bersama di sini dalam suasana yang penuh sukacita dan kedamaian. Bagi kami Pemerintah Desa, Festival Tabuh Bedug ini bukan sekadar acara hiburan atau pertunjukan seni semata. Lebih dari itu, ini adalah wadah kita untuk saling bertemu, bersilaturahmi, dan mempererat persaudaraan antarwarga. Suara dentuman bedug yang kita dengar hari ini adalah seruan untuk terus berbuat kebaikan, mengingatkan kita akan kewajiban beribadah, dan menjadi satu kekuatan yang kokoh demi membangun Desa Pangkalan yang kita cintai ini menjadi desa yang maju, aman, damai, dan sejahtera lahir batin,” tegas Bapak Ahmad Murhum di hadapan ribuan warga yang hadir.

Beliau juga berharap agar tradisi indah ini dapat terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi, supaya anak cucu kita kelak tetap mengenal dan bangga dengan budaya sendiri, serta menjadikan karakter masyarakat Desa Pangkalan yang selalu rukun, saling bantu, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

Sementara itu, Camat Teluk Naga, Bapak Karnuia, S.S.TP., M.Si., memberikan apresiasi dan pujian yang sangat tinggi kepada Pemerintah Desa Pangkalan, Panitia, serta seluruh warga. Menurut beliau, kegiatan seperti ini menjadi contoh teladan bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Teluk Naga, karena berhasil menyatukan unsur seni, budaya, dan nilai agama menjadi satu kesatuan yang indah dan bermanfaat.

“Saya sangat bangga melihat semangat warga Desa Pangkalan. Festival Tabuh Bedug ini membuktikan bahwa masyarakat di sini sangat peduli terhadap warisan leluhur, sekaligus menunjukkan betapa kuatnya persatuan dan kesatuan di sini. Semoga kegiatan ini terus berlanjut, semakin berkualitas setiap tahunnya, dan membawa berkah serta kemajuan bagi Desa Pangkalan khususnya dan Kecamatan Teluk Naga pada umumnya. Pemerintah Kecamatan akan selalu mendukung langkah-langkah positif yang membawa kebaikan bagi masyarakat seperti ini,” ujar Bapak Camat dengan penuh harapan.

Dukungan juga datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Bapak H. Sapri, S.Sos., yang menyampaikan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab kita bersama. Beliau menegaskan akan terus mendorong agar potensi budaya yang ada di Desa Pangkalan ini semakin dikembangkan dan dikenal luas, baik di tingkat daerah maupun luar wilayah, sebagai kekayaan yang patut dibanggakan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Festival, Bapak Muhammad Jumadi, dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala Desa, seluruh pimpinan, para donatur, dan seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu, bergotong royong mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan yang penuh makna ini, dan berharap apa yang telah dikerjakan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat yang besar bagi semua warga Desa Pangkalan.

Di sisi lain, Tokoh Agama Ustadz Rodi Pasial dalam pesan-pesannya mengingatkan seluruh hadirin bahwa bedug memiliki makna yang sangat mendalam dalam ajaran agama kita, yaitu sebagai pengingat waktu ibadah dan seruan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Oleh sebab itu, melestarikan budaya ini sama artinya dengan menjaga nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat kita sehari-hari.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan-penampilan tabuh bedug yang sangat memukau. Irama pukulan yang harmonis, teratur, dan penuh semangat bergema di seluruh wilayah Kebu Tekong, RT 05/07, membuat suasana semakin meriah dan mengharukan. Warga yang hadir tampak tersenyum gembira, menikmati setiap momen indah ini, seolah-olah suara bedug tersebut sedang menyampaikan pesan kedamaian dan persatuan untuk seluruh warga Desa Pangkalan.

Festival Tabuh Bedug ke-4 ini pun ditutup dengan doa bersama, serta harapan besar agar semangat kebersamaan, kegembiraan, dan rasa persaudaraan yang terjalin hari ini senantiasa terus dipelihara, dijaga, dan dibawa dalam kehidupan sehari-hari kita. Semoga dengan semangat yang kuat ini, Desa Pangkalan akan semakin maju, budayanya semakin bersinar, dan masyarakatnya senantiasa hidup rukun, damai, serta sejahtera selamanya. (Alex)