Ekspor Komoditas Pertanian Sultra Coffe Morning Digelar Karantina Kendari,Berikut Yang Dibahas

Umum51 Dilihat


Portalindo.co.id – Daerah Kendari – Kendari (15/05), Semangat untuk menggenjot ekspor komoditas pertanian Sulawesi Tenggara (Sultra) benar-benar terlihat diacara Coffee Morning yang digelar Karantina Kendari. Acara yang dipandu oleh Kepala Seksi Karantina Hewan, Agus Karyono ini mengambil setting layaknya acara talk show di sebuah stasiun televisi nasional ini, seluruh instansi terkait yang hadir menyatakan siap untuk mendukung ekspor komoditas pertanian dari Sultra.

Sultra sesungguhnya memiliki komoditas pertanian yang diekspor ke berbagai Negara. Antara lain, biji kakao, mete, kopra, jahe dan komoditas lainnya. Namun disayangkan, PEB (pemberitahuan ekspor barang) bukan dilakukan di Sultra, tetapi di daerah lain seperti Makassar, Surabaya dan Jakarta.

Terkait hal tersebut, Sultra kurang mendapatkan nilai lebih (add value) atas ekspor komoditas tersebut yang berupa insentif dana perimbangan dari pemerintah pusat ke daerah. Untuk itu Bea Cukai Kendari menyatakan siap untuk menarik PEB komoditas asal Sultra untuk tercatat di Sultra. Olehnya, Kepala Bea Cukai Kendari, Deny Benhard meminta agar instansi terkait mendukung program tersebut.

Gayung bersambut, Karantina Kendari melalui Kepala Seksi Karantina Tumbuhan, Tasrif menyatakan Karantina Kendari siap memberikan layanan 24 jam untuk kegiatan ekspor. Demikian pula dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sultra, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Bandara Haluoleo, Kesyahbandaran Kendari, PT Pelindo dan instansi terkait lainnya siap bahu membahu mendorong akselerasi ekspor Sultra.

Drh. Apris Beniawan M.Si, mewakili KKIP Badan Karantina Pertanian yang turut hadir dalam acara ini menyambut baik rencana ekspor Sultra tersebut. Apris menjelaskan bahwa Sultra akan mendapat nilai lebih jika ekspor komoditas pertanian dapat dilakukan sendiri oleh sultra. (Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *