Penyidik Polda Sulsel:Masih Gencar Telusuri Kasus Pemotongan Fee 30%,Di Duga Ada Mengalir Ke Sejumlah Pejabat

Umum70 Dilihat

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.Foto:Umar dany Media Portalindo

MAKASSAR, PORTALINDO.CO.ID – Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan jika penyidik masih terus menelusuri aliran pemotongan dana Kecamatan tersebut.

Sebab, disinyalir pemotongan anggaran Kecamatan sebesar 30 persen tersebut, diduga ada mengalir ke sejumlah pejabat.

“Anggaran kegiatan di Kecamatan tiap tahunnya, itu ada potongan 30 persen,” ujar Dicky Sondani, Minggu (24/6/2018).

Terkait uang potongan 30 persen tersebut, kata Dicky itu disetorkan oleh seluruh Kecamatan ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) untuk dikelola.

“Dana 30 persen itu disetrorkan dan dikelola langsung oleh kepala BPKAD,” kata Dicky.

Saat ini, lanjut Dicky, pihaknya masih meneliti siapa saja yang melakukan dan memberi kewenangan. Apalagi faktanya sudah sangat jelas bahwa ada pemotongan anggaran kegiatan Kecamatan sebesar 30 persen.

“Anggarannya kan sudah jelas, tapi kok ada pemotongan. Siapa yang bisa melakukan pemotongan ini ?,” ungkap Dicky.

Menurutnya, tentu ada seseorang yang punya kewenangan dan inisitif, untuk melakukan pemotongan. “Apakah Camat sendiri ataukah ada orang lain. Inilah yang masih kita selidiki,” tegas Dicky.

Dicky menambahkan, penyidik akan melakukan penyidikan lebih mendalam lagi guna menelusuri siapa saja yang menikmati aliran dana ini hingga menimbulkan kerugian negara, dengan cara memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi. (**)

Penulis: Umar Dany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *