Proyek Turap RT 01/06 Cilape Kosambi Disorot: Papan Informasi Tak Terpasang, Pengawasan Dipertanyakan, Pekerja Mengaku 3 Minggu Belum Digaji

Umum3 Dilihat

TANGERANG, portalindo.co.id — Pelaksanaan proyek pembangunan turap di lingkungan RT 01/06, Cilape, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan setelah tim investigasi media menemukan sejumlah persoalan di lokasi pekerjaan, Selasa (23/9/2026).

Sorotan tersebut antara lain terkait tidak terlihatnya papan informasi proyek, belum jelasnya sumber anggaran dan pihak pelaksana, minimnya pengawasan di lapangan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga keluhan pekerja yang mengaku telah bekerja selama sekitar tiga minggu namun belum menerima upah.

Papan Informasi Proyek Tak Terlihat

Berdasarkan pantauan tim media di lokasi, tidak terlihat papan informasi proyek yang biasanya memuat sejumlah keterangan penting, seperti nama kegiatan, sumber dan nilai anggaran, pelaksana pekerjaan, waktu pelaksanaan serta pihak terkait lainnya.

Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh informasi mengenai siapa pelaksana proyek dan dari mana sumber pembiayaan pembangunan turap tersebut.

Hingga berita ini disusun, tim media juga belum memperoleh keterangan resmi yang dapat memastikan apakah pekerjaan tersebut menggunakan APBD Kabupaten Tangerang atau sumber pembiayaan lainnya.

Karena itu, diperlukan klarifikasi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun instansi terkait agar status, sumber anggaran dan penanggung jawab pekerjaan dapat diketahui secara terbuka oleh masyarakat.

Pengawasan dan Penerapan K3 Dipertanyakan, Tim media juga menyoroti kondisi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Saat dilakukan pemantauan, tidak terlihat petugas pengawas maupun mandor yang dapat dimintai keterangan terkait teknis pelaksanaan proyek.

Penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap para pekerja juga menjadi perhatian. Aspek keselamatan perlu menjadi prioritas dalam setiap pekerjaan konstruksi guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.

Kehadiran pengawas dan penanggung jawab pekerjaan juga penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditentukan.

Pekerja Mengaku Tiga Minggu Belum Menerima Gaji

Persoalan lain muncul dari keterangan sejumlah pekerja yang ditemui tim media. Mereka mengaku telah bekerja selama kurang lebih tiga minggu, tetapi hingga saat itu belum menerima pembayaran upah utama.

Menurut pekerja, selama bekerja mereka baru mendapatkan uang makan harian. “Kami ini cuma pekerja, Pak. Sudah tiga minggu kerja, gaji belum dapat. Cuma dikasih uang makan saja tiap hari. Harusnya pekerja diutamakan kalau soal gaji. Kami juga butuh hidup dan menafkahi keluarga,” ungkap salah seorang pekerja kepada tim media.

Para pekerja juga mengaku belum memperoleh kepastian mengenai kapan upah mereka akan dibayarkan. Mereka berharap pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut segera memberikan kejelasan dan menyelesaikan hak para pekerja.

Perlu Klarifikasi dari Pihak Terkait

Atas temuan tersebut, tim investigasi media mendorong Pemerintah Kabupaten Tangerang, dinas terkait, serta pihak pelaksana untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai status proyek pembangunan turap tersebut.

Keterangan yang diperlukan masyarakat antara lain menyangkut sumber dan nilai anggaran, identitas pelaksana, pihak pengawas, jangka waktu pekerjaan, serta mekanisme pembayaran upah pekerja.

Apabila proyek tersebut menggunakan anggaran pemerintah, transparansi menjadi penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi pelaksanaannya dan memastikan anggaran digunakan sesuai peruntukannya.

Selain itu, hak pekerja untuk memperoleh upah sesuai kesepakatan serta perlindungan keselamatan selama bekerja juga harus menjadi perhatian serius.

Tim media berharap pihak terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, memberikan klarifikasi atas berbagai persoalan yang ditemukan, memastikan penerapan K3, serta menyelesaikan persoalan pembayaran upah yang dikeluhkan para pekerja.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait. Portalindo.co.id membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut atau berkaitan dengan proyek tersebut agar pemberitaan tetap berimbang.

(Alex/Portalindo)